.
Tampilkan postingan dengan label Mesuji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mesuji. Tampilkan semua postingan

Pengumuman CPNS Kab. Mesuji 2017

Pengumuman CPNS Kab. Mesuji 2017 | Sebanyak 29.385 pendaftar CPNS Mesuji 2017 dengan 68 Formasi Jabatan yang telah dibuka oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Mesuji untuk tahun 2013. Dengan statistik pendaftar adalah Pendaftar Pria 11.356 orang, Pendaftar Wanita18.029 orang.Tidak heran lagi ketika kita melihat Formasi Jabatan Tenaga Guru dan Tenaga Kesehatan, pasti tiap tahun selalu memiliki statistik pendaftar(peminat) yang sangat banyak. Jika dilihat dari Formasi Tenaga Guru, Guru Matematika, Guru Bahasa Inggris, dan Guru Bahasa Indonesia lah yang paling banyak peminatnya. Dan jika dilihat dari Formasi Tenaga Kesehatan untuk pendaftar CPNS Mesuji 2013 yaitu pada Jabatan atau Profesi sebagai Bidan.

Setelah pendaftaran sejak tanggal 9-25 September 2013  dan tanggal 03 November 2013 Ujian untuk CPNS Mesuji digelar. Kemudian tanggal pada bulan Desember 2013 (akhir tahun tgl belum ditetapkan) secara serentak Hasil Ujian CPNS Indonesia 2013 akan di umumkan, termasuk pengumuman CPNS Mesuji 2013. Semua peserta pasti akan terasa lama menunggu bulan Desember nanti, pasalnya semua usaha dan kerja kerasnya akan segera mendapatkan kepastian diterima atau tidaknya menjadi pegawai negri sipil di kab. Mesuji.

Pada harinya nanti Pengumuman akan di publikasikan melalui situs Resmi Sistem Informasi Penerimaan CPNSD | BKD Kab. Mesuji dengan alamat cpns.mesujikab.go.id . Semua bisa anda dapatkan disitus resmi tersebut.

Akademi Komunitas Negeri (AKN) Mesuji

MESUJI - Guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Mesuji, pemkab setempat berencana membangun Akademi Negeri untuk menampung lulusan sekolah menengah atas atau setingkatnya di wilayah itu. 
Bupati Mesuji Khamamik mengutarakan, Akademi Komunitas Negeri Mesuji yang rencananya dibangun di Desa Mukti Karya, Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji. Selama ini, menurut dia, mayoritas lulusan SMA atau setingkat yang ada di Mesuji tidak dapat melanjutkan sekolah ke tingkat perguruan tinggi karena keterbatasan dana.
"Itu karena di Mesuji belum ada perguruan tinggi sehingga kuliah menjadi sesuatu yang mahal, selain menanggung SPP orang tua juga harus mengeluarkan biaya untuk kos jika kuliah di daerah lain," ungkap Khamamik.
akademi-komunitas-negeri mesuji

Akademi Komunitas Negeri Mesuji ini belum sepenuhnya berdiri sendiri melaikan masih di bawah pembinaan Universitas Lampung.
Untuk angkatan pertama tahun 2013/2014 Akademi Komunitas Negeri Mesuji memiliki  120 orang mahasiswa dan memiliki satu program studi, yaitu program studi teknik mesin, konsentrasi, las fabrikasi logam,   dan perbaikan bodi otomotif.
Untuk diketahui bersama dari 197 proposal pendirian komunitas yang masuk ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan dari seluruh Indonesia, hanya 20 penyelenggara akademi  yang disetujui, termasuk Akademi Komunitas Negeri Mesuji ini. 
Guna memastikan terwujudnya pembangunan Akademi Negeri itu, pada Sabtu (19/01/13) Khamamik turun langsung meninjau lokasi calon kampus Akademi Negeri yang lahannya merupakan hibah dari masyarakat Desa Mukti Karya.
"Selain dibangun kampus, di lokasi yang sama juga akan dibangun Sekolah Unggulan Terpadu yang akan menampung siswa pada semua jenjang pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga tingkat perguruan tinggi," beber Khamamik. Bupati pun memberi apresiasi kepada masyarakat Desa Mukti Karya yang telah menghibahkan lahan untuk calon kampung Akademi Negeri.

Sementara, Kepala Desa Mukti Karya, Kecamatan Panca Jaya, Mesuji, Suyati menerangkan bahwa secara keseluruhan luas areal calon lokasi kampus Akademi Negeri sekitar 32 hektare (ha). Dari jumlah itu, kata dia, yang sudah resmi dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk kebutuhan lokasi pendidikan seluas 15 ha.

"Itu sesuai Akta Hibah yang dikeluarkan oleh Camat Panca Jaya, selaku Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) dengan Nomor 595/22/AH-PJ/2010 Tanggal 10 November 2012. Sejak dulu masyarakat Mukti Karya mendambakan dibangunnya pusat pendidikan di desa kami, sehingga kami bersedia menghibahkan tanah tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Mesuji," terang Suyati.

Demi mewujudkan impian masyarakat Mukti Karya, mereka siap untuk menghibahkan semua tanah di lokasi tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Mesuji. "Ini merupakan cita-cita masyarakat Mukti Karya sejak dulu mas. Jangankan 15 hektare, masyarakat Mukti Karya pun siap jika harus menghibahkan tanah tersebut seluruhnya," ucapnya. 


sumber: tribunlampung

Jalan di Mesuji Lampung Rusak Parah

Intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Mesuji beberapa bulan terakhir menyebabkan sebagian besar ruas jalan di wilayah ini rusak parah. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Mesuji.
Bupati Mesuji pun turun ke beberapa ruas jalan yang rusak parah dan mengkomandoi langsung upaya penanganan agar transportasi tidak menjadi lumpuh, Sabtu (29/12/2013)
Dari pantauan yang dilakukan di lapangan, didapati kondisi kerusakan terjadi di hampir seluruh ruas jalan. Kondisi sebagian jalan yang sebelumnya merupakan jalan tanah, kini menjadi berlubang dan terisi genangan air.
Jalan Di Mesuji Lampung
"Saya meminta maaf kepada masyarakat karena saat ini kondisi jalan menjadi rusak. Ini disebabkan curah hujan yang tinggi, kondisi alam menjadi hambatan kita, tapi yakin saja saya akan terus berupaya memberikan yang terbaik, Pemerintah Kabupaten Mesuji tidak akan pernah berhenti membangun," kata Khamamik.
Berdasarkan pantauan, banyak genangan air setinggi lebih dari 30 centimeter akibat hujan masih menutup sebagian besar ruas jalan. Genangan itu terjadi lantaran permukaan jalan yang rendah serta kondisi jalan tanah yang belum dipenetrasi.
"Di tengah genangan itu jalannya sudah rusak karena yang lewat truk-truk pengangkut barang berat, sehingga membuat mobil-mobil kepater," kata Indra (31) warga Mesuji. 
 
sumber : tribun lampung

Pemkab Mesuji mengucurkan dana tunjangan penghasilan aparatur pemerintah desa (TPAPD)

Pemkab Mesuji mengucurkan dana tunjangan penghasilan aparatur pemerintah desa (TPAPD) dan bantuan sosial triwulan ke III dan IV bagi aparatur desa se-Kecamatan Way Serdang, Senin (16/12/2013).
TPAPD dan bantuan sosial itu diserahkan Bupati Mesuji Khamamik di halaman kantor Camat Way Serdang.
Dalam kesempatan itu, juga turut dibagikan bantuan sosial bagi guru ngaji, pembantu pencatat nikah, bantuan sosial bagi kader posyandu, serta pembagian bantuan sosial bagi Linmas di Kecamatan Way Serdang.
Bantuan sosial bagi guru ngaji diberikan kepada 53 orang yang masing-masing mendapat Rp 100 ribu per bulan.
Bantuan sosial pembantu pencatat nikah diberikan sebesar Rp 100 ribu per bulan sebanyak 13 orang penerima.
Sedangkan untuk kader posyandu diberikan bantuan sebesar Rp 50 ribu per bulan dengan jumlah 126 orang. Adapun untuk Linmas mendapat bantuan sebesar Rp 150 ribu kepada masing-masing penerima sebanyak 30 orang

Dalam kesempatan itu, Bupati Mesuji Khamamik juga melantik dua kepala desa: Kepala Desa Buko Poso, Suyanto dan Kepala Desa Rejo Mulyo, Narto. Kedua kepala desa ini dipilih langsung oleh masyarakat desanya pada 20 September 2013 lalu.
 
sumber : tribun lampung
Lokasi Tes CPNS Mesuji Tersebar di Lima Kecamatan

Lokasi Tes CPNS Mesuji Tersebar di Lima Kecamatan

Bupati Mesuji Khamamik mengatakan, yang perlu diperhatikan menyikapi makin membludaknya jumlah pelamar CPNS yakni lokasi tes.
Guna menampung pelamar CPNS, Pemkab Mesuji mulai berancang-ancang menyiapkan lokasi tes yang tersebar di lima Kecamatan diwilayah itu.
"Kita akan gunakan  ruang kelas sekolah dan bangunan-bangunan lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan tes tertulis. Sejauh ini lokasi tes di fokuskan di 5 kecamatan, yaitu Way Serdang, Simpang Pematang, Panca Jaya, Tanjung Raya, dan Mesuji Timur," terang Khamamik, Jumat (20/09/2013).
Wilayah- wilayahnya itu, menurut dia, masih dapat dijangkau oleh para peserta tes.
"Kalau masih kurang, mungkin bisa pakai tenda. Untuk kepastiannya baru dapat diketahui setelah seluruh berkas fisik pendaftaran diterima panitia, kalau saat ini kan pemberkasan masih berlangsung", tandasnya. 
 
http://lampung.tribunnews.com/2013/09/20/lokasi-tes-cpns-mesuji-tersebar-di-lima-kecamatan
PNS Mesuji yang Terlibat Perampokan Sementara Dinonaktifkan

PNS Mesuji yang Terlibat Perampokan Sementara Dinonaktifkan

Bupati Mesuji Khamamik menonaktifkan Eka Saputra, PNS yang bekerja di bagian keuangan sekretariat daerah Kabupaten Mesuji.
Langkah ini dilakukan lantaran yang bersangkutan diduga terlibat dalam komplotan perampokan uang nasabah bank dengan modus gembos ban. Kini kasusnya tengah ditangani jajaran Polresta Bandar Lampung.
"Untuk sementara PNS tersebut kita nonaktikan dari jabatan atau tanggung jawabnya sebagai PNS," terang Khamamik, kepada Tribuampung.co.id, Selasa (1/10/2013).
Khamamik mengatakan, sanksi tegas akan diberlakukan kepada yang bersangkutan setelah ada keputusan pengadilan yang bersifat tetap.
"Kalau ada putusan pengadilan yang inkrah atau kekuatan hukum tetap akan kita berhentikan. Ini sesuai dengan PP 53/2010 tentang Disiplin PNS dan Peraturan Kepala BKN NO 21/2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan PP 53/2010," kata Khamamik.

http://lampung.tribunnews.com/2013/10/01/pns-mesuji-yang-terlibat-perampokan-sementara-dinonaktifkan

Kehadiran Polres Mesuji Diharapkan Dapat Ciptakan Rasa Aman

Polres Mesuji resmi operasional, Kamis (3/10/2013).
Bupati Mesuji Khamamik mengatakan, dengan hadirnya Polres Mesuji di wilayah hasil pemekaran Kabupaten Tulangbawang, itu diharapkan dapat menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Ini mengingat, dalam beberapa tahun terakhir nama Mesuji menjadi 'beken' baik pada level nasional maupun internasional.
Berbagai sorotan yang membuat 'ngetop' nama Mesuji itu bukan karena prestasi yang membanggakan, namun disebabkan berbagai persoalan yang terjadi.
"Baik yang berupa konflik agraria dan perambahan kawasan hutan produksi Register 45, tindakan-tindakan kriminal, perang antarkelompok masyarakat, sampai peredaran senjata api ilegal dan narkoba," terang Khamamik.
Selain berkurangnya rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat, Khamamik mengatakan, persoalan-persolan itu pun telah berdampak negatif bagi citra Kabupaten Mesuji.
"Itulah yang menjadi alasan, mengapa masyarakat Kabupaten Mesuji memiliki harapan besar terhadap keberadaan Polres. Terlebih, Mesuji yang memiliki tujuh kecamatan dan 105 desa ini juga merupakan pintu gerbang dari dan ke Provinsi Lampung. Bukan saja melalui jalur darat, tapi juga melalui jalur air (sungai)," katanya.
 
http://lampung.tribunnews.com/2013/10/03/kehadiran-polres-mesuji-diharapkan-dapat-ciptakan-rasa-aman

Bupati Mesuji Ingin Kecamatan Miliki Website

MESUJI : Bupati Mesuji Khamamik menginginkan nantinya setiap kecamatan bahkan desa yang ada di Mesuji memiliki Website sendiri. Khamamik berharap dengan adanya Website tersebut, dunia bisa melihat Mesuji yang sebenarnya.
"Jika kita memiliki itu Website, dunia bisa melihat Mesuji yang sebenarnya. Bukan Mesuji yang doyan rusuh atau lumbung konflik," jelas Khamamik, Sabtu (28-9).

Dalam waktu dekat, tambah Khamamik, akan terpasang Fiber Optik (FO) dari arah Simpqngpematang hingga Sidomulyo. Fiber optik merupakan saluran transmisi (pemindah informasi) yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain.

"Kami sebagai Pemda membantu kemudahan dalam penggalaian unyuk kabel FO. Tentu dengan terpasangnya FO nanti bisa membantu kemudahan dahan berkomunikasi, juka ketika kita memiliki Website nantinya," tambahb dia.

Menanggapi hal itu, masyarakat sangat mendukung jika Mesuji memiliki Website sendiri. Jika itu terealisasi, masyarakat berharap gambaran tentang Mesuji nantinya bisa lebih baik.

"Kita dikenal oleh dunia luar sebagai daerah konflik, padahal tidak seperti itu. Kami berharap bupati serius untuk merealisasikan rencana tersebut. Kami sangat mendukung," kata Taslihun. 


http://lampost.co/berita/bupati-mesuji-ingin-kecamatan-miliki-website
Tahun 2013 Mesuji Bebas Katarak Dan Bibir Sumbing

Tahun 2013 Mesuji Bebas Katarak Dan Bibir Sumbing

MESUJI : Pada 2013, masyarakat di Kabupaten Mesuji harus bebas dari penyakit katarak serta bibir sumbing. Diungkapkan Bupati Mesuji Khamamik, saat ini Pemda sedang bekerja sama dengan Nahdlatul Ulama Mesuji untuk mencari dan mengakomodir para penderita penyakit tersebut.
"Dengan NU kita sedang mendata masyarakat yang Katarak dan Bibir Sumbing. Dua penyakit itu menjadi prioritas kami dalam tahap pertama ini. Semua biaya gratis, dan sudah berjalan tiga bulan dengan berhasil mengobati 60 penderita dua penyakit tersebut. Untuk tahap berikutnya, kita akan menjaring penderita penyakit lain," jelas Khamamik, Rabu (2-10).

Untuk memaksimalkan pelayanan, tambah Khamamik, pihaknya sudah memerintahkan seluruh kepala desa, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) serta seluruh petugas kesehatan yang ada di kecamatan. Sejauh ini, bupati mengaku kecewa dengan kinerja dari bidan serta petugas kesehatan yang ada di puskesmas. Pasalnya, banyak bidan dan petugas kesehatan yang tidak memiliki kepekaan terhadap lingkungannya.

"Semua sudah saya koordinasikan, namun saya kecewa dengan kinerja bidan dan pegawai puskesmas. Banyak penderita penyakit yang ada di sekitar mereka, namun tidak dilaporkan. Bidan dan petugas puskesmas harus peka terhadap lingkungannya," tambah bupati.

Ditempat yang sama, Ketua NU Mesuji Agus, menerangkan bahwa hingga saat ini, NU sudah mendata 100 lebih penderita katarak dari seluruh Mesuji.

"Data yang sudah masuk, penderita katarak ada 100 lebih. Tidak ada biaya, kami akan antar jemput penderita. Untuk syarat, hanya KK, Jamkesmas, serta rujukan dokter setempat. Untuk penderita anak-anak, hanya akte kelahiran saja," kata Agus.

http://lampost.co/berita/pada-2013-mesuji-bebas-katarak-dan-bibir-sumbing
Hari Keempat 9 Ribu Orang Melamar CPNSD Mesuji

Hari Keempat 9 Ribu Orang Melamar CPNSD Mesuji

KabarMesuji-Memasuki hari keempat pendaftaran, jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) secara online Pemkab Mesuji mencapai sembilan ribuan orang.
Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Mesuji, Maryuni di ruang sekretariat panitia penerimaan CPNSD Mesuji, Kamis (12/09/2013).
Pendaftaran CPNS Mesuji dimulai sejak Senin (09/09/2013) kemarin sampai 25 september kedepan.
"Bagi  yang berminat,  harus mendaftar terlebih dahulu secara online di website cpnsd.mesujikab.go.id  dengan memasukkan data-data yang diperlukan. Sampai dengan jam 3 sore,  jumlah pendaftar online mencapai 9.257 orang," terang Maryuni.
 
 
sumber : lampung.tribunnews.com
Sulit Daftar Online? Hubungi Call Center  CPNS Mesuji 082175298702

Sulit Daftar Online? Hubungi Call Center CPNS Mesuji 082175298702

KabarMesuji-Guna membantu para pelamar dalam proses pendaftaran secara online, panitia penerimaan CPNS Mesuji berencana membuka posko bantuan pendaftaran.
Posko bantuan itu ditempatkan di Aula Pemkab Mesuji Jl. Z.A. Pagaralam Desa Brabasan.
Panitia juga membuka layanan call center melalui nomor telepon 082175298702.
Plt Kepala BKD Mesuji Maryuni mengatakan, posko bantuan dan layanan call center itu sebagai langkah panitia dalam membantu para pelamar untuk mendaftar.
"Terutama bagi pelamar yang berasal dari Kabupaten Mesuji mengingat akses internet di wilayah ini yang masih terbatas," terang Maryuni, Kamis (12/09/2013).
Ia mengatakan, bagi pelamar yang kesulitan dalam proses pendaftaran secara online, ia menyarankan untuk datang langsung ke posko bantuan yang dibuka panitia.
"Bisa datang langsung ke posko bantuan pendaftaran ataupun melalui call center kami dari jam 08.00 sampai dengan jam 17.00 WIB. Panitia akan membantu agar pelamar dapat mengisi data-data yang diminta oleh sistem maupun memberi penjelasan yang dibutuhkan oleh pelamar", bebernya. 
 
sumber : lampung.tribunnews.com

Masyarakat Mesuji Keluhkan Debu di Musim Kemarau

KabarMesuji - Masyarakat Kabupaten Mesuji yang melintas di jalan Pangeran Muhamad Ali mengeluhkan pekatnya debu. Pasalnya, pada musim kemarau seperti sekarang ini, jalan utama menuju pusat pemerintahan sementara Mesuji di Desa Brabasan itu kondisinya rusak parah yang menghasilkan debu sangat pekat, Sabtu (24-8).
Rio (24), pengguna jalan menuturkan disamping pekatnya debu, kondisi jalan yang sangat buruk juga sangat dikeluhkan. Bahkan situasi lebih buruk akan terjadi ketika badan jalan diguyur air hujan. "Kalo musim panas gini, debunya luar bisa, apalagi jika mobil truk-truk besar milik perusahaan melintas, jalanan akan diselimuti debu dan diperparah denan kondisi badan jalan yang sangat buruk. Kesulitan berebeda juga kami rasakan saat musim hujan, badan jalan menjadi sangat licin. Kita bisa pastikan jika dalam sehari motor yang jatuh karena licin dijalan ini bisa mencapai 100 kali," cerita Rio.

Dengan dasar itu, masyarakat meminta kepada pemerintah untuk segera membenahi jalan milik pemerintah Provinsi Lampung tersebut. Pasalnya, jalan itu merupakan jalan utama di Kabupaten Mesuji yang digunakan oleh masyarakat. "Jika pemerintah peduli, benahi jalan ini. Kami sangat merasa terganggu dengan debu dan buruknya kondisi jalan," jelas Firman pengguna jalan.

Menyinggung masalah kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Budiman Naenggolan menyarankan kepada masyarakat yang melintas dijalan tersebut untuk selalu menggunakan masker. Sedangkan untuk masyarakat yang tinggal di sekitar jalan agar bersedia untuk menyiram badan jalan.

"Setidaknya disiram setiap sore, itu bisa mengurangi pekatnya debu, meski tidak maksimal. Gunakan juga masker, karena debu bisa mengganggu pernafasan yang mengakibatkan penyakit ISPA pada masyarakat," jelas Budiman.

Daging Sapi di Mesuji Mencapai Rp120Ribu/Kg


Daging Sapi di Mesuji
KabarMesuji - Dua hari mendekati Hari Raya Idul Fitri 1434 H, harga daging sapi di Kabupaten Mesuji tembus di kisaran Rp120 ribu/kilogram. Sebelumnya, harga per kilonya berada di kisaran Rp90 ribu.
Sedangkan untuk harga daging ayam yang tadinya hanya Rp28ribu/kilo, sekarang berada di kisaran Rp50ribu/kilo-nya. Dan untuk bawang merah kini bertahan di harga Rp48ribu dari harga awal Rp35ribu/kilo.
Kondisi ini sangat di keluhkan masyarakat, pasalnya, kini masyarakat harus pandai-pandai menghemat pembelian menjelang hari raya lebaran.
“Harga semuanya sekarang mahal, kami sangat kesulitan membagi uang belanja. Kondisi ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu yang juga mengalami kelonjakan harga menjelang lebaran,” kata Yani pembeli di Pasar Simpangpematang, Selasa (6-8).
Disisi lain, pedagang tidak bisa berbuat banyak dalam mengendalikan harga karena memang kenaikan harga bukan pedagang yang melakukan.
“Jika dari agen mematok harga sekian, kami tidak bisa menolak. Jika kita jual murah, maka kerugian akan jatuh pada kita sebagai pedagang. Jika bisa, kami berharap pemerintah bisa mengendalikan harga,” jelas salah seorang pedagang pasar Simpangpematang.

sumber : mesujikab.go.id

Khamamik Kesal Tim Penertiban Register 45 Bisanya Cuma 'Jalan jalan'

KabarMesuji|Bupati Mesuji Khamamik kesal dengan tim penertiban Kawasan Register 45 Sungaibuaya. Tim yang terdiri dari 390 personel gabungan TNI/Polri yang sedianya akan melakukan sosialisasi itu batal menertibkan kawasan hutan lindung yang kini dikuasai para perambah.
Hal itu disampaikannya menyusul mundurnya jadwal sosialisasi terhadap perambah. Dari hasil apel pagi tim yang dipimpin langsung Kapolres Mesuji, AKBP.Trisna, menyebutkan hari pertama hingga ketiga tidak ada sosialisasi. Hanya ada istilah orientasi lapangan. "Nanti jalan-jalan, istirahat lagi, sore nanti buka bersama," kata Khamamik.
Dengan demikian pasukan yang sudah disiapkan akhirnya kembali ke pos masing-masing. Puluhan prajurit TNI AD dari Kodim 0426 Tulangbawang lebih memilih stand by di Makoramil Mesuji di Simpangpematang yang berjarak 12 km dari posko tim terpadu. "Saya suruh stanby, karena posisi tidak jelas hari ini. Nanti kalau dibutuhkan anggota TNI akan kita geser lagi," ujar Danramil Mesuji, Kapten Susmanto.
Informasi gagalnya upaya sosialisasi hari pertama karena perambah langsung mengadakan aksi penghadangan di setiap jalan masuk ke register 45. Ratusan warga perambah berjaga-jaga menggunakan tombak, golok dan senjata laras panjang.
Jumlah warga yang menduduki kawasan register 45 Kabupaten Mesuji sejauh ini tercatat 6.614 Kepala Keluarga.
Itu tersebar di 22 kampung di wilayah kawasan hutan kawasan tersebut, dengan jumlah rumah mencapai 7.998. Adapun luas lahan yang dirambah tercatat mencapai 43 ribu hektare.

sumber : lampung.tribunnews.com

Guru Mesuji Dapat Rp 250 Ribu per Bulan

Ilustrasi by adadeny.com
Pemerintah Kabupaten Mesuji segera mencairkan dana tambahan penghasilan guru pegawai negeri sipil daerah (PNSD) tahun 2013.
Hal ini diungkapkan Bupati Mesuji Khamamik di rumah dinasnya Simpang Selamat Datang Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya Mesuji, Selasa (9/7/2013).
Khamamik mengatakan, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 42/PMK.07/2013 tentang Dana Tambahan Penghasilan Guru PNSD kepada Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2013, kabupaten Mesuji memperoleh anggaran  sebesar Rp 2.334.750.000.
Dana tersebut diperuntukkan bagi  674 orang guru PNSD yang belum mendapatkan sertifikasi profesi pada sekolah-sekolah negeri yang tersebar di wilayah itu.
Rinciannya, guru SD negeri sebanyak 481 orang, guru SMP negeri 124 orang, guru SMA negeri 50 orang, dan guru SMK negeri 19 orang.
Pendistribusiannya akan dibayarkan untuk enam bulan, dengan besaran Rp 250 ribu per bulan.
“Kita ambil momen bulan Ramadan ini untuk menyalurkan dana tambahan penghasilan guru PNSD. Besarannya Rp 250 ribu per bulan selama enam bulan.  Itu khusus bagi guru PNSD yang belum memperoleh sertifikasi profesi," kta Khamamik.
"Sedangkan yang bersertifikasi kan   telah memperoleh dana yang dianggarkan dari APBN, sejumlah satu kali gaji pokoknya per bulan selama setahun, dan selama ini telah berjalan,” tambah Khamamik. (endra)


Profil dan Sejarah Pembentukan Kabupaten Mesuji-Lampung

Kabupaten Mesuji adalah salah satu kabupaten di Provinsi Lampung, Indonesia.Yang Merupakan Pecahan Dari Kabupaten Tulang Bawang. Kabupaten ini diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto, pada tanggal 29 Oktober 2008. Dasar pembentukan kabupaten ini adalah Undang-Undang Nomor 49 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Mesuji di Provinsi Lampung. Luas wilayah Kabupaten Mesuji yaitu 432,60 KM2 dengan jumlah penduduk sekitar 178.463 jiwa. Wilayahnya meliputi 7 kecamatan.
-Kecamatan Mesuji Atas,
-Kecamatan Mesuji Timur,
-Kecamatan Simpang Pematang,
-Kecamatan Tanjungraya,
-Kecamatan Way Serdang,
-Kecamatan Rawajitu Utara.
-Kecamatan Panca Jaya.
Dibawah ini adalah Peta Kabupaten Mesuji(Coklat)




Visi
Terwujudnya masyarakat Mesuji yang beriman, cerdas dan mandiri, aman dan sejahtera melalui pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan.

Misi
-Menegakkan supremasi hukum dan melaksanakan pemerintahan yang baik dan berkualitas.
-Meningkatkan infrastruktur dan suprastruktur yang berkualitas dan membangun.
-Membangun ekonomi di pedesaan berbasis ekonomi kerakyatan dan penerapan teknologi tepat guna.
-Memanfaatkan potensi sumberdaya alam yang berwawasan lingkungan.
-Melestarikan dan mengembangkan potensi budayadaerah seiring dengan pemantapan kehidupan beragama, sosial dan politik.
-Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
-Meningkatkan taraf pendidikan masyarakat.

Geografis

Kabupaten Mesuji secara geografis berada di daerah dataran rendah pada ketinggian 5 – 30 m dari permukaan laut. Luas wilayah kabupaten ini mencapai 2.340,15 km2 dengan batas-batas sebagai berikut:
 Sebelah Utara: Kabupaten Ogan Komering Ilir (Provinsi Sumatera Selatan)
 Sebelah Selatan: Kecamatan Rawajitu Selatan dan Kecamatan Penawar Tama (Kabupaten Tulang Bawang) serta Kecamatan Way Kenanga (Kabupaten Tulang Bawang Barat)
 Sebelah Timur: Kabupaten Ogan Komering Ilir (Provinsi Sumatera Selatan)
 Sebelah Barat: Kabupaten Ogan Komering Ilir (Provinsi Sumatera Selatan)
Iklim merupakan salah satu faktor lingkungan yang sangat berpengaruh bagi keberhasilan usaha, khususnya usaha pertanian. Wilayah Kabupaten Mesuji merupakan iklim tropis dengan musim hujan dan musim kemarau berganti sepanjang tahun. Musim kemarau di daerah ini terjadi pada bulan Juni sampai Oktober, sedangkan musim penghujan terjadi pada bulan November sampai dengan Mei. Berdasarkan data tahun 2008, suhu udara rata-rata berkisar antara 26,0 – 28,0 0C, sedangkan rata-rata curah hujan berkisar antara 175 mm.
Secara Topogrofi, wilayah Kabupaten Mesuji dapat dibagi dalam 4 unit topografi, sebagai berikut:
a. Daerah dataran yang dimanfaatkan untuk perkebunan;
b. Daerah rawa, terdapat di sepanjang Pantai Timur dengan ketinggian 0-1m yang merupakan daerah rawa yang dimanfaatkan untuk areal persawahan, meliputi Kecamatan Mesuji, Mesuji Timur dan Rawajitu Utara;
c. Daerah river basin, terbatas dua river basin yang utama yaitu river basin Mesuji dan river basin sungai-sungai kecil lainnya.
d. Daerah aluvial meliputi pantai sebelah timur yang merupakan bagian hilir (down stream), dari sungai-sungai besar yaitu Sungai Mesuji yang dapat digunakan sebagai pelabuhan.
Kemiringan lereng wilayah Kabupaten Mesuji dapat dibedakan menjadi 3 tipe wilayah, yaitu:
a. wilayah datar dengan kemiringan lereng 0 – 3 %;
b. wilayah agak landai dengan kemiringan lereng 3 – 8 %;
c. wilayah landai dengan kemiringan lereng 8 – 15 %;
Jenis tanah di wilayah Kabupaten Mesuji pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok besar, yaitu lahan kering, lahan basah dan lahan gambut. Kelompok tanah lahan kering di antaranya adalah dari ordo kanhapludults, hapludox, dan tropohumods. Kelompok tanah dengan ciri hidromorfik di antaranya adalah dari ordo drystropepts, fluvaquents, sulfaquents, quartzipsamment, dan psamaquents. Kelompok tanah gambut merupakan ordo tropohemists dan sulfihemist yang jumlahnya relatif sangat sedikit.
Bentang alam wilayah Kabupaten Mesuji dapat dibedakan ke dalam lahan basah (lowland) dan lahan kering (upland). Lahan basah selanjutnya dibagi lagi menjadi grup marin dan grup aluvial, sedangkan lahan kering menjadi grup dataran dan grup dataran tuf masam.
Lahan basah yang termasuk dalam grup marin menempati daerah sepanjang pantai, yaitu di Kecamatan Rawajitu Utara dengan lebar bervariasi, yang merupakan hasil dan proses sedimentasi marin dan perimarin (delta dan kuala). Semua endapan marin diendapkan pada lingkungan daerah bergaram atau payau. Daerah-daerah yang dekat dengan pantai dan sepanjang sungai akan dipengaruhi pasang surut. Daerah yang jauh dari laut menjadi rawa permanen dan bersifat payau.
Daerah yang termasuk grup aluvial dijumpai di sebelah barat grup marin. Grup aluvial ditandai dengan adanya pelembahan aluvial luas dan pelembahan erosif di daerah dataran. Pelembahan aluvial luas terutama membentuk rawa belakang yang luas dan selalu jenuh air. Tanggul sepanjang sungai utama sedikit lebih tinggi dari rawa belakang dan terbentuk dari bahan endapan halus.
Grup dataran dan dataran tuf masam merupakan pewakil dari bentang alam lahan kering di wilayah Kabupaten Mesuji yang memiliki ketinggian tempat berkisar antara 50 sampai 115 meter di atas muka laut.
Berdasarkan pengelompokan fisiografi, jenis tanah di Kabupaten Mesuji sangat beragam yang meliputi aluvial, dataran, marin, dan tuf masam. Jenis tanah aluvial dan dataran belum mengalami perkembangan yang disebabkan oleh adanya penambahan endapan yang terus-menerus, sedangkan pada daerah marin dan tuf masam terhambatnya perkembangan profil karena adanya erosi yang berlangsung setiap saat. Mulai dari tanah-tanah dengan tingkat perkembangan yang masih awal sampai tanah-tanah dengan perkembangan lanjut seperti berikut ini.
a. Pada daerah aluvial yang berupa dataran pantai, great group tanah yang dijumpai meliputi : troposamments, hyraquents, dan sulfaquents.

b. Pada daerah aluvial yang berupa daerah pengendapan sungai, great group tanah yang dijumpai meliputi : tropaquents, fluvaquents, dan tropofluents.

Demografi

Penduduk suatu daerah menjadi sangat krusial fungsinya bagi pemerintah daerah. Mengingat sifatnya yang sangat penting, kondisi penduduk menjadi salah satu tolak ukur pemerintah daerah dalam mengambil berbagai kebijakan strategis dalam pembangunan. Dengan data kependudukan yang benar, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, akan memperbesar tingkat keberhasilan suatu kebijakan.
Jumlah penduduk Kabupaten Mesuji tahun 2010 berdasarkan Mesuji dalam Angka tahun 2011 berjumlah 187.407 jiwa. Terdiri dari laki-laki 98.399 dan Perempuan 89.008.
Dengan luas wilayah Kabupaten Mesuji sekitar 2.184 kilometer persegi yang didiami oleh 187.407 jiwa maka rata-rata tingkat kepadatan penduduk Kabupaten Mesuji adalah sebanyak 86 jiwa per kilometer persegi. Kecamatan yang paling tinggi tingkat kepadatan penduduknya adalah Kecamatan Tanjung Raya yaitu sebanyak 143 jiwa per kilometer persegi sedangkan yang paling rendah adalah Kecamatan Mesuji Timur yaitu sebanyak 37 jiwa per kilometer persegi.
Sedangkan jika dilihat dari jumlah penduduk per kecamatan maka jumlah penduduk terbesar adalah Kecamatan Way Serdang dengan jumlah penduduk 40.928 jiwa dan jumlah penduduk terendah adalah Kecamatan Panca Jaya dengan jumlah penduduk 15.355 jiwa. Pertumbuhan penduduk per kabupaten tahun 2010 berjumlah 1,02.

Sejarah

Kabupaten Mesuji sebelum dimekarkan menjadi kabupaten adalah wilayah Kabupaten Tulang Bawang. Kabupaten Tulang Bawang dimekarkan menjadi 3 kabupaten yaitu Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Kabupaten Mesuji. Mengingat wilayah Kabupaten Tulang Bawang saat itu sangat luas, maka pada tahun 2008 Kabupaten Mesuji mulai dibentuk melalui Undang-undang Nomor 49 tahun 2008 tentang pembentukan Kabupaten Mesuji di Propinsi Lampung. Dan untuk menjalankan UU tersebut pada tahun 2011 Depdagri menerbitkan Permendagri No.66 Tahun 2011 untuk kabupaten ini yang berguna untuk mendukung perangkat kerja Kabupaten Mesuji tersebut.

Potensi

Sektor Pertanian dan Perkebunan

Komoditi utama pertanian di Kabupaten Mesuji terdiri dari: Padi Sawah luas lahan26.799 Ha dengan produksi 134.402 ton, Padi Ladang luas lahan 948 Ha dengan produksi 2.010 ton, Jagung luas lahan 3.722 Ha dengan produksi 15.939 ton, Ubi Kayu luas lahan 17.070 Ha dengan produksi 367.358 ton, Ubi Jalar luas lahan 74 Ha dengan produksi 1.040 ton, Kacang Kedelai luas lahan 183 Ha dengan produksi 137.15 ton, Kacang Hijau luas lahan 74 Ha dengan produksi 27.96 ton, dan Kacang Tanah luas lahan 145 Ha dengan produlsi 180.8 ton. Sementara areal lahan yang belum diusahakan 18.256 Ha. Komoditi utama perkebunan di Kabupaten Mesuji terdiri dari: Karet luas lahan 14.580 Ha dengan produksi 4.536.09 ton, Kopi luas lahan 537.72 Ha dengan produksi 45 ton, Lada luas lahan 35.18 Ha dengan produksi 1.78 ton, Kelapa Dalam luas lahan 990.82 Ha dengan produksi 347.86 ton.

Sektor Peternakan

Dengan areal lahan yang belum diusahakan maka Kabupaten Mesuji masih terbuka untuk investasi di sektor peternakan, sedangkan populasi ternak yang telah berproduksi diantaranya: Sapi 13.268 ekor, Kerbau 1.460 ekor, Kambing 18.729 ekor, Domba 61 ekor, Babi 1.580 ekor, Ayam Ras 3.000 ekor, Ayam Buras 254.415 ekor, Bebek/itik 46.311 ekor.
Dari jumlah diatas yang telah diproduksi dalam bentuk daging adalah : Sapi 181.717.73 kg, Kambing 48.240.58 kg, Babi 6.719.29 kg, Ayam Ras 71.275.30 kg, Ayam Buras 45.534.76, Bebek/Itik 1.907.51 kg. serta produksi telur dari Ayam Ras 15.400 kg, Telur Ayam Buras 19.010.414 kg Dan telur brbrk/itik 73.751 kg.

Sektor Perindutrian

Kabupaten Mesuji sebagai Kabupaten yang masih relatif baru (dibentuk akhir tahun 2008) yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Tulang Bawang. Dalam hal perindustrian masih dalam tahap pemngembangan. Industri yang telah Ada diantaranya : Industri Kulit 367, Industri Kayu 143 Industri logam/logam mulia 12, Industri anyaman 159, Industri gerabah 34, Industri makanan/minuman 142.

Wilayah Kabupaten Mesuji

  • Kecamatan Way Serdang
  • Kecamatan Simpang Pematang
  • Kecamatan Panca Jaya
  • Kecamatan Tanjung Raya
  • Kecamatan Mesuji
  • Kecamatan Mesuji Timur
  • Kecamatan Rawajitu Utara
Pada tanggal 28 September 2011, kabupaten Mesuji menggelar Pemilukada atau pesta demokrasi untuk memilih Bupati Pertama yang akan memimpin Kabupaten tersebut. Dalam pemilihan tersebut yang di fasiltasi oleh KPU setempat, pasangan H. Khamamik-Ismail Ishak terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pertama di Kabupaten Mesuji ini. Dikarenakan sesuatu dan lain hal, pelantikan yang dilakukan atas nama Menteri Dalam Negeri oleh Gubernur Lampung pada hari jumat tanggal 13 April 2012 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Menggala, Kabupaten Tulangbawang-Lampung.


Undang-Undang Pembentukan Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung :
Lampiran - Peta Wilayah Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung :


Daftar Lengkap KodePos Kabupaten Mesuji - Lampung

Daftar Lengkap KodePos Kabupaten Mesuji - Lampung

Kodepos adalah serangkaian angka dan/atau huruf yang ditambahkan pada alamat surat untuk mempermudah proses pemilahan surat. Kodepos di Indonesia terdiri atas lima digit angka. Pengaturan anga tiap digit sama untuk semua wilayah di Indonesia, kecuali untuk wilayah Jabodetabek.
» Range Alokasi Kode POS : 345 xx - 346 xx 
» Range Realita Kode POS : 34598 - 34698
 » Jumlah Kecamatan/Distrik : 6 
» Jumlah Desa + Kelurahan : 65  
» Provinsi : Lampung


No. Kode POS
Desa, Kelurahan  
Kecamatan, Distrik  
DT2 Kota, Kabupaten  
Provinsi  
DT2
Kota, Kabupaten  
134684Buko PosoWay SerdangKab.Mesuji Lampung
234684Bumi HarapanWay SerdangKab.Mesuji Lampung
334684Gedung Boga/RajaWay SerdangKab.Mesuji Lampung
434684Hadi MulyoWay SerdangKab.Mesuji Lampung
534684Kebun DalamWay SerdangKab.Mesuji Lampung
634684KejadianWay SerdangKab.Mesuji Lampung
734684Labuhan BaruWay SerdangKab.Mesuji Lampung
834684Labuhan BatinWay SerdangKab.Mesuji Lampung
934684Panca WarnaWay SerdangKab.Mesuji Lampung
1034684Rejo MulyoWay SerdangKab.Mesuji Lampung
1134684Suka AgungWay SerdangKab.Mesuji Lampung
1234598Bangun JayaTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
1334598BrabasanTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
1434598Bujung BuringTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
1534598Gedung RamTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
1634598Harapan MuktiTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
1734598Kagungan DalamTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
1834598Mekar SariTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
1934598Muara TenangTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
2034598Sinar LagaTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
2134598Sri/Seri TanjungTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
2234598Tanjung SariTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
2334598Tri Karya MulyaTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
2434598Wira JayaTanjung RayaKab.Mesuji Lampung
2534698Adi Luhur ISimpang PematangKab.Mesuji Lampung
2634698Adi Mulya ISimpang PematangKab.Mesuji Lampung
2734698Agung BatinSimpang PematangKab.Mesuji Lampung
2834698Bangun MulyoSimpang PematangKab.Mesuji Lampung
2934698Budi AjiSimpang PematangKab.Mesuji Lampung
3034698Fajar Baru ISimpang PematangKab.Mesuji Lampung
3134698Harapan JayaSimpang PematangKab.Mesuji Lampung
3234698Marga RahayuSimpang PematangKab.Mesuji Lampung
3334698Mukti Karya ISimpang PematangKab.Mesuji Lampung
3434698Simpang PematangSimpang PematangKab.Mesuji Lampung
3534698Wira BangunSimpang PematangKab.Mesuji Lampung
3634698Adi LuhurPanca JayaKab.Mesuji Lampung
3734698Adi MulyaPanca JayaKab.Mesuji Lampung
3834698Bina BumiPanca JayaKab.Mesuji Lampung
3934698Fajar BaruPanca JayaKab.Mesuji Lampung
4034698Kecubung RayaPanca JayaKab.Mesuji Lampung
4134698Marga JayaPanca JayaKab.Mesuji Lampung
4234698Mukti KaryaPanca JayaKab.Mesuji Lampung
4334698Mulyo AjiPanca JayaKab.Mesuji Lampung
4434697Dwi Karya MustikaMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
4534697Eka MulyaMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
4634697Marga/Margo JadiMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
4734697Muara MasMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
4834697Pangkal Mas JayaMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
4934697Pangkal Mas MulyaMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
5034697Sungai CambaiMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
5134697Talang Batu/T GunungMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
5234697Tanjung Mas JayaMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
5334697Tanjung Mas MakmurMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
5434697Tanjung Mas MulyaMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
5534697Tanjung MenangMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
5634697WonosariMesuji TimurKab.Mesuji Lampung
5734697Mulya Sari (Mulyosari)MesujiKab.Mesuji Lampung
5834697NipahkuningMesujiKab.Mesuji Lampung
5934697SidomulyoMesujiKab.Mesuji Lampung
6034697Sumber MakmurMesujiKab.Mesuji Lampung
6134697Sungai BadakMesujiKab.Mesuji Lampung
6234697Tanjung SerayanMesujiKab.Mesuji Lampung
6334697TirtalagaMesujiKab.Mesuji Lampung
6434697Wiralaga IMesujiKab.Mesuji Lampung
6534697Wiralaga IIMesujiKab.Mesuji Lampung

sumber : kodepos.nomor.net

Masyarakat Mesuji Keluhkan Pelayanan PLN

Ulistrasi Keluhan PLN Lampung
KabarMesuji|Lampung|Masyarakat Kecamatan Simpangpematang mengeluh buruknya pelayanan PLN. Hal itu disampaikan masyarakat kepada Bupati Mesuji Khamamik di Aula Desa Simpangpematang, Sabtu (22-6).

Dijelaskan Mardiono, Warga Desa Margorahayu, banyak kerugian yang dialami masyarakat akibat buruknya pelayanan PLN. "Kapan PLN bisa stabil, kapan gak mati lagi. Hampir setiap hari listrik mati. Apesnya, banyak alat elektronik yang rusak, terlebih pada tanggal 15 Juni lalu, motor digondol maling pada saat mati listrik. Kami berharap PLN bisa memuaskan dalam segi pelayanannya," kata Mardiono.


Selain Mardiono, keluh kesah juga diutarakan Nazma. Pemilik Warung Internet (Warnet) itu mengaku rugi jika listrik mati. Pasalnya, seluruh komputer yang menjadi tulang punggung pendapatan keluarganya tidak akan berguna jika listrik mati.


"Jika listrik mati, itu berarti tidak ada rezeki untuk kami. Karena kami mengandalkan listrik sebagai sumber energi utama untuk menghidupkan komputer. Kami berharap listrik bisa lebih baik dalam segi pelayanannya," pinta Nazma.


Dalam kesempatan yang sama, Bupati Khamamik menjelaskan bahwa dalam waktu dekat, di Mesuji akan dibangun gardu induk.


"Sampai saat ini, listrik Mesuji masih berinduk ke Gardu Induk di Kabuapten Tulang Bawang. Kini, gardu Mesuji sedang di proses, bulan ini atau bulan depan lokasi untuk gardu sudah dapat. Jika masalah lokasi sudah selesai, langsung dibangun Garudu Induk," papar Khamamik kepada lebih dari 300 masyarakat Kecamatan Simpangpematang yang berkumpul di Aula Desa Simpangpematang.


Masih dalam kesempatan yang sama, Khamamik menghimbau kepada masyarakat untuk selalu kompak, baik itu dalam hal keamanan, maupun dalam hal ikut membangun Mesuji.


"Kita harus kompak, jangan pernah tercerai berai hanya karena uang. Jika ingin Mesuji maju, mari bangun sama-sama," tambah Khamamik.


sumber 

MESUJI: Bensin Eceran Rp7.500 Per Liter

KabarMesuji|Lampung|Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi diikuti pula oleh meroketnya harga BBM eceran di Mesuji. Di tingkat pengecer, harga BBM jenis Premium sampai Rp7.000 sampai Rp7.500 per liter. Sedangkan solar Rp6.000 sampai Rp6.500 per liternya.

BBM dengan harga yang cukup tinggi mayoritas dialami oleh warga di desa-desa pelosok. Sedangkan untuk desa yang dekat dengan SPBU, hargannya tidak terlalu mahal di tingkat pengecer.


"Di desa saya, harga bensin Rp7.500 sedangkan solar Rp6.500 untuk setiap liternya. Semua terasa semakin sulit karena naiknya harga BBM tidak diimbangi dengan pendapatan kami yang masih pas-pasan sebagai buruh, terlebih harga sembako mulai ikut naik," kata Lukman warga Desa Labuhanbatin, Kecamatan Wayserdang, Sabtu (22-6).


Mesuji Kini Miliki 104 Desa

Mesuji Kini Miliki 104 Desa

KABAR MESUJI | Kabupaten Mesuji kini memiliki 104 desa. Ini setelah dalam dua minggu terakhir Bupati Mesuji Khamamik  meresmikan terbentuknya 27 desa baru di wilayahnya.

"Ya, jumlah desa di Mesuji yang sebelumnya berjumlah 75, kini menjadi 104 desa. Ke-29 desa baru tersebut terbentuk dari hasil pemekaran desa-desa yang telah ada sebelumnya. Kalau lokasinya  tersebar di enam  kecamatan," ujar Khamamik usai meresmikan terbentuknya desa-desa di Kecamatan Tanjung Raya, Selasa (4/6/2013).

Adapun rinciannya: tujuh desa di  Kecamatan Way Serdang, dua desa di Kecamatan Rawajitu Utara, empat desa di Kecamatan  Simpang Pematang, dua desa di Kecamatan Mesuji, enam desa di Kecamatan Mesuji Timur, dan  delapan desa di Kecamatan Tanjung Raya.

Terkait pengisian aparatur desanya, Khamamik mengatakan telah melantik penjabat kepala desa. "Saya telah melantik  seluruh pj kades untuk desa-desa baru tersebut. Selanjutnya mereka lah yang akan menyusun personel aparatur desanya masing-masing," katanya.

Ditambahkan Khamamik, ia mengingatkan para pj kades  untuk segera mungkin memahami peraturan, berkoordinasi, dan juga melaksanakan pemilihan kepala desa definitif.

sumber : tribun lampung